Hanya sebuah keluh

Aku marah..
Pada hujan yang menari di atas tanah merah
Pada mendung yang menggelapkan angan indah
Pada seratus camar yang bergelayut manja

Aku marah, tapi pada siapa ku harus mengadu?

Bulan tak lagi mau mendengar,
Jangankan mentari, terlalu takut untuk menyinar
Pada siapa?
Angin melenggang dengan anggun begitu saja
Mengejek lelehan ku yang hampir kering olehnya
Pada siapa?
Entah, aku benci!

Hanya sebuah keluh

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s